Konsep Co-Living dan pengembangan hunian vertikal yang ramah lingkungan menjadi solusi populer untuk masalah perumahan di kota-kota Asia yang padat. Co-Living menarik bagi Digital Nomad dan profesional muda yang mencari komunitas, fleksibilitas sewa, dan mengurangi biaya hidup.
Hunian vertikal modern semakin mengintegrasikan teknologi smart home yang efisien dan desain yang mengadopsi prinsip keberlanjutan. Ini termasuk fitur seperti panel surya, sistem pengumpulan air hujan, dan desain yang meminimalkan jejak karbon.
Desain interior hunian ini seringkali menerapkan estetika minimalis atau Wabi-Sabi untuk memaksimalkan ruang terbatas, memberikan nuansa ketenangan di tengah hiruk pikuk kota.
Tren ini menunjukkan bahwa gaya hidup urban di Asia bergerak menuju kepemilikan aset yang lebih ringan, memprioritaskan pengalaman komunal, dan komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan daripada kepemilikan properti tradisional.
Co-Living dan hunian vertikal ramah lingkungan populer di Asia, menarik Digital Nomad dan profesional muda. Hunian ini mengintegrasikan teknologi smart home dan desain minimalis, mencerminkan prioritas pada pengalaman komunal dan keberlanjutan.

